Bupati Batu Bara Serahkan Insentif Rp270 Juta untuk 540 Guru Sekolah Minggu, Ajak Perkuat Pendidikan Karakter dan Cegah Narkoba
Batu Bara,bberlayar.com – Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyalurkan insentif tahap pertama senilai Rp270 juta kepada 540 guru Sekolah Minggu se-kabupaten. Penyerahan dilakukan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian dalam kegiatan Penyuluhan Guru Sekolah Minggu 2026 di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa [9/6/2026].
Setiap guru menerima insentif Rp500 ribu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi membina pendidikan keagamaan dan karakter anak sejak usia dini.
“Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang Bapak dan Ibu curahkan tidak sebanding dengan nilai materi yang diberikan hari ini. Namun insentif ini menjadi bentuk tali asih, apresiasi, dan dukungan moril dari pemerintah daerah kepada para pejuang pendidikan kerohanian,” ujar Baharuddin.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Syafrizal, Kapolres Batu Bara, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah Kabupaten Batu Bara, serta ratusan guru Sekolah Minggu dari berbagai gereja.
Selain menyerahkan insentif, Bupati mengajak para guru dan pendeta berperan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. Ia menyebut peredaran narkotika di Batu Bara sudah memprihatinkan dan memerlukan keterlibatan seluruh elemen.
“Kami berharap guru-guru Sekolah Minggu dapat terus menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada anak-anak serta turut mengingatkan generasi muda tentang bahaya narkoba. Pendidikan karakter dan agama menjadi benteng penting dalam menyelamatkan masa depan mereka,” katanya.
Baharuddin juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, ketertiban, dan persatuan. Menurutnya, pembangunan Batu Bara yang sejahtera, mandiri, dan religius memerlukan kolaborasi pemerintah dengan tokoh agama dan pendidik keagamaan.
Ia berpesan agar guru Sekolah Minggu meningkatkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, sehingga nilai kebaikan, kejujuran, kasih sayang, dan toleransi dapat ditanamkan sejak dini.
Pemkab Batu Bara menyatakan komitmennya untuk terus hadir memberi perhatian kepada tenaga pendidik keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia yang religius, berkualitas, dan berkarakter.(*)






