BATU BARA GEMPAR! Wabup Syafrizal Putus Mata Rantai Tengkulak, Petani Kini Bisa Akses Modal Mudah Lewat Bank Sumut

IMG-20260616-WA0072

_Kolaborasi Bersejarah: Pembiayaan Khusus Cabai & Padi Resmi Dimulai, Janji Tingkatkan Kesejahteraan Petani Batu Bara_

 

Batu Bara,bberlayar.com – Sebuah langkah berani baru saja diambil Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk membebaskan petani dari jeratan tengkulak. Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E.M.AP., memimpin langsung penandatanganan kerja sama pembiayaan pertanian antara Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh, Senin (15/6/2026) di Aula Kantor Bupati Batu Bara.

 

Aksi nyata ini langsung disambut antusias. Pasalnya, untuk pertama kalinya petani cabai dan padi di Batu Bara mendapatkan akses modal resmi, cepat, dan berbunga ringan tanpa harus lagi “menjual panen” ke tengkulak sebelum waktunya.

 

“Cukup Sudah Petani Berjuang Sendiri”

 

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wabup Syafrizal tak menutupi realita pahit yang selama ini membelenggu petani.

 

“Selama ini para petani kita dihadapkan pada permasalahan klasik, yaitu keterbatasan modal hingga pembiayaan menjelang panen. Akibatnya, banyak petani yang memilih meminjam kepada tengkulak,” tegasnya.

 

Kini, melalui skema pembiayaan khusus ini, pemerintah daerah memastikan petani bisa bertani dengan tenang. Modal tersedia, pendampingan ada, dan hasil panen bisa dijual dengan harga yang lebih adil.

 

Sinergi Kuat Pemkab & Bank Sumut

 

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) disaksikan langsung oleh Pj. Sekda Batu Bara, serta jajaran petinggi Bank Sumut:

– Faisal Panggabean, Pimpinan Divisi Kredit Konsumer

– Ahmad Abdullah Simbolon, Pimpinan Departemen Pembiayaan Program

– Nurman Arif Budiman, Pimpinan PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh

 

Wabup Syafrizal menyebut kerja sama ini sebagai “langkah strategis” untuk menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi Batu Bara.

 

“Saya berharap kerja sama ini benar-benar terlaksana dengan baik sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat dan harga hasil panen di tingkat petani lebih stabil,” ujarnya.

 

Modal Mudah, Suku Bunga Ringan, Pendampingan Lengkap

 

Bank Sumut tak hanya menyediakan pembiayaan. Petani juga akan mendapat pendampingan langsung dari penyuluh pertanian dan skema suku bunga kompetitif. Tujuannya satu: membuat usaha tani di Batu Bara naik kelas, berkelanjutan, dan sejahtera.

 

Wabup Syafrizal menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Sumut atas kepercayaan dan sinergi yang dibangun.

 

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Bank Sumut atas kepercayaan, kepedulian, dan sinergi yang telah terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendukung kemajuan sektor pertanian,” ungkapnya.

 

Awal Baru Pertanian Batu Bara

 

Perjanjian ini menjadi sinyal kuat bahwa Batu Bara serius membangun pertanian mandiri. Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan petani diharapkan menjadi model nasional dalam memutus rantai kemiskinan petani.

 

Wabup Syafrizal menutup dengan ajakan tegas: “Mari kita jaga komitmen ini. Waktunya pertanian Batu Bara maju, mandiri, dan sejahtera.”(*)