Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan DPD AMPI Sumut 2026–2031: “Pemuda Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Medan,bberlayar.com – Regale International Convention Centre Medan penuh Minggu malam, 21 Juni 2026. Gubernur Sumut, bupati se-Sumut, hingga petinggi DPP AMPI berkumpul untuk melantik pengurus DPD AMPI Sumatera Utara Masa Bhakti 2026–2031.
Di antara tamu undangan, satu nama menarik perhatian: Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian. Ia datang tidak sendiri. Rombongan pejabat Pemkab Batu Bara ikut mendampingi, mulai dari Kepala Kesbangpol, BKAD, Kominfo, Satpol PP, hingga Plt Kepala Bappelitbangda dan Disdukcapil.
Kehadiran penuh itu memberi sinyal jelas: Batu Bara serius melihat organisasi kepemudaan sebagai mitra pembangunan.
Sumpah dan Bendera Pataka
Pelantikan berlangsung khidmat. Seluruh pengurus DPD AMPI Sumut mengucap sumpah jabatan di hadapan Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga dan Sekjen Roby Anugerah Marpaung.
Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran bendera pataka AMPI sebagai simbol semangat perjuangan, persatuan, dan pengabdian dalam membina generasi muda Indonesia.
Hadir pula Gubernur Sumatera Utara, Bupati Samosir, Bupati Pakpak Bharat, Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia, serta Ketua DPD AMPI Sumut David Luther Lubis.
“Pemuda Itu Calon Pemimpin”
Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menegaskan peran strategis organisasi kepemudaan.
“Organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.
Karena itu, ia memastikan Pemkab Batu Bara akan terus mendukung kegiatan positif yang meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda.
“Pemuda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka butuh ruang, butuh dukungan, bukan hanya seremoni,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan peserta.
Harapan Jadi Mitra Strategis
Bupati berharap DPD AMPI Sumut bisa menjadi mitra strategis pemerintah. Fokusnya: mendorong pembangunan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan partisipasi pemuda di berbagai sektor.
Pesan itu selaras dengan semangat “Sumut Berkah” yang sedang digencarkan Pemprov Sumut. Kolaborasi antara pemerintah, partai, dan organisasi kepemudaan dinilai kunci untuk menjaga partisipasi anak muda di tengah meningkatnya apatisme politik.
Pelantikan ini menjadi momentum pertama AMPI Sumut untuk periode 2026–2031. Tantangannya besar: menjaga relevansi organisasi di tengah generasi Z yang kritis, cepat berubah, dan melek digital.
Jika ruang kolaborasi tetap dibuka, bukan tidak mungkin dari pelantikan di Medan ini lahir kader-kader muda yang nantinya mengisi panggung pembangunan Sumut dan nasional.(*)






