Jalan Inpres di Batu Bara Rampung, Akses 2 Kecamatan dan Kawasan Perkebunan Terbuka

CutPaste_2026-07-16_17-16-16-965

Batu Bara,bberlayar.com – Program Inpres Jalan Daerah (IJD) milik Pemerintah Pusat resmi menuntaskan pembangunan jalan aspal sepanjang 4 kilometer di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Jalan ini menghubungkan Kecamatan Talawi dan Kecamatan Datuk Tanah Datar, tepatnya dari Desa Panjang dan Desa Gunung Rante hingga ke wilayah Perkebunan Petatal.

 

Peresmian sekaligus syukuran digelar Kamis (16/7/2026) dan dihadiri langsung Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A. bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP.

 

Hadir pula jajaran kepala dinas, anggota DPRD Batu Bara, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR, para camat, kepala desa, hingga ratusan warga.

 

Sinergi Pusat dan Daerah Percepat Pemerataan Infrastruktur

Bupati Baharuddin menyebut jalan ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat melalui program IJD dengan pemerintah daerah.

 

“Ini bukan sekadar jalan. Ini akses untuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan masa depan warga. Kami titip, mari jaga dan rawat bersama agar manfaatnya jangka panjang,” tegas Bupati.

 

Warga Perkebunan Petatal pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI dan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Selama ini jalan rusak menjadi kendala distribusi hasil pertanian dan perkebunan sawit, karet, serta kelapa.

 

Dampak Ekonomi dan Konektivitas

Dengan rampungnya aspal IJD ini, 3 desa langsung terhubung dan waktu tempuh antar kecamatan dipangkas signifikan.

 

Kepala Dinas PUTR Batu Bara menyebut 3 dampak utama:

1. Ekonomi: Distribusi hasil pertanian dan perkebunan ke pabrik dan pasar jadi lebih cepat dan murah

2. Mobilitas: Akses ke sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintahan di 2 kecamatan lebih lancar

3. Investasi: Kawasan perkebunan Petatal kini lebih terbuka untuk investasi dan logistik

 

Perwakilan BPJN menambahkan, IJD merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah 3T dan sentra produksi.

 

Acara ditutup dengan doa bersama dan kenduri syukur warga.

 

Pemkab Batu Bara menargetkan, infrastruktur ini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di pesisir timur Sumut dan memperkuat rantai pasok komoditas daerah ke pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung.(*)