BUPATI BATU BARA RESMI BUKA TMMD KE-129: BANGUN 1 KM TANGGUL DAN TURUNKAN STUNTING DI NIBUNG HANGUS
Kodim 0208/Asahan Gelar Program 30 Hari, Sinergi TNI-Rakyat Perkuat Desa Tertinggal

Batu Bara,bberlayar.com — Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali digaungkan di pesisir timur Sumatera. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H.,M.Si., C.L.A secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa TMMD ke-129 Tahun 2026 Kodim 0208/Asahan di Lapangan Sweet Memory, Desa Bagan Baru, Kecamatan Nibung Hangus, Rabu 15/7/2026.
Upacara pembukaan dipimpin langsung Bupati sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri Danrem 022/Pantai Timur, unsur Forkopimda Batu Bara-Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres, Kajari, hingga kepala desa se-Kecamatan Nibung Hangus. Turut hadir Ketua FKPPI Kabupaten Batu Bara Erwin Junaidi, SH beserta anggota.
1. SASARAN FISIK: FOKUS INFRASTRUKTUR DAN LAYAK HUNI
TMMD ke-129 akan berlangsung 30 hari, 15 Juli – 13 Agustus 2026. Pra-TMMD telah dimulai sejak 15 Juni 2026.

Di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Satgas TMMD akan mengerjakan:
1. Pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 1.000 meter dengan tinggi 1,7 meter untuk mencegah abrasi dan banjir rob.
2. Pembangunan 5 unit sumur bor guna mengatasi krisis air bersih warga pesisir.
3. Rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni RTLH.
4. Rehabilitasi 1 unit mushala sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Bupati Baharuddin dan Danrem 022/PT menandai dimulainya kegiatan dengan pemukulan gong dan peletakan batu pertama pembangunan tanggul, dilanjutkan penanaman 1.000 pohon sebagai simbol penghijauan.
2. SASARAN NONFISIK: KESEHATAN, WAWASAN KEBANGSAAN, HINGGA CEGAH STUNTING
Selain fisik, TMMD juga menyasar peningkatan kualitas SDM desa. Kegiatan nonfisik yang digelar antara lain:
1. Sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD dan penyuluhan wawasan kebangsaan serta bela negara.
2. Penyuluhan KB, kesehatan, Kamtibmas, dan bahaya narkoba.
3. Pelayanan Posyandu dan pemberian 100 paket makanan bergizi bagi anak stunting sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
4. Kegiatan pembersihan sungai dan parit untuk menjaga lingkungan.
3. KOMITMEN PEMKAB: DESA MAJU JADI PENGGERAK EKONOMI
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menegaskan TMMD sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Desa yang maju akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah,” ujar Bupati.
Ia menyebut TMMD penting untuk meningkatkan aksesibilitas, membuka keterisolasian wilayah, dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Bupati juga mengapresiasi dedikasi prajurit Satgas TMMD Kodim 0208/Asahan dan mengajak seluruh OPD, camat, dan kepala desa mendukung penuh.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan tersebut. Mari kita jadikan TMMD sebagai momentum memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun Kabupaten Batu Bara yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan TMMD ke-129 oleh Bupati Batu Bara dan Danrem 022/PT.
TMMD: MODEL KOLABORASI NASIONAL
Program TMMD merupakan program lintas sektoral TNI yang sudah 45 tahun berjalan. Di Batu Bara, fokus pada wilayah pesisir Nibung Hangus diharapkan bisa menjadi model pengentasan kemiskinan dan isolasi daerah pesisir di Indonesia.
Dengan sinergi TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, TMMD ke-129 ditargetkan bukan hanya meninggalkan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan perubahan perilaku dan kemandirian desa.(*)






