BATU BARA GANDENG PT PII, TARGET PASANG 6.000 TITIK LAMPU JALAN MELALUI SKEMA KPBU

add_text_20260724_191113

Proyek Prioritas Untuk Keamanan, Ekonomi, dan Pariwisata Daerah

 

Medan,bberlayar.com – Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, tancap gas mempercepat penyediaan infrastruktur dasar. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., memimpin Rapat Koordinasi lanjutan proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha/KPBU bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), Jumat (24/7/2026) di Hotel Adi Mulia, Medan.

 

Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memastikan 6.000 titik lampu jalan dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

6.000 Titik Lampu Prioritaskan Kawasan Rawan dan Wisata

Dalam rapat tersebut, Bupati Baharuddin didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKAD, dan Plt. Kepala Bappelitbangda. Dari PT PII hadir Direktur Keuangan Donny Hamdani, Pimpinan Divisi Inisiasi Bisnis Hermawan, Project Leader Ginda A. Lubis, dan Project Manager Subhan Maulana.

 

Bupati Baharuddin menegaskan, APJ merupakan program prioritas Pemkab Batu Bara untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas warga.

 

“Ketersediaan penerangan jalan yang memadai tidak hanya memberi rasa aman bagi pengguna jalan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi dan pembangunan di berbagai wilayah,” ujar Bupati Baharuddin.

 

Melalui skema KPBU, pemasangan sekitar 6.000 titik APJ akan disebar ke seluruh kecamatan. Prioritas diberikan pada ruas jalan yang minim penerangan, kawasan rawan kriminalitas, pusat aktivitas masyarakat, serta kawasan wisata untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

 

PT PII Apresiasi Komitmen Pemkab

PT PII menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh Pemkab Batu Bara. Sinergi antara pemerintah daerah dan badan usaha dinilai menjadi modal penting mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

 

Direktur Keuangan PT PII Donny Hamdani menyebut, skema KPBU adalah solusi efektif bagi daerah untuk mempercepat pembangunan tanpa membebani APBD secara langsung, namun tetap dengan tata kelola yang akuntabel.

 

Dorong Keamanan dan Pariwisata

Bupati berharap seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana. Ke depan, keberadaan APJ ditargetkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, menekan potensi tindak kriminalitas, serta memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian Batu Bara melalui penyediaan infrastruktur penerangan yang modern dan merata.

 

Program 6.000 titik APJ ini menjadi salah satu proyek infrastruktur terbesar di Batu Bara dalam beberapa tahun terakhir dan diharapkan menjadi contoh keberhasilan KPBU di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.(*)