BAZNAS & PEMDA BATU BARA PANEN RAYA PADI, DORONG KETAHAN PANGAN NASIONAL

IMG-20260723-WA0019

Program Lumbung Pangan BAZNAS Buktikan Sinergi Zakat Produktif dan Pemerintah Daerah Hasilkan 258 Petani Mandiri

 

Batu Bara,bberlayar.com – Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan model kolaborasi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal itu dibuktikan lewat Panen Raya Program Lumbung Pangan Padi BAZNAS yang digelar di Dusun II, Desa Kuala Gunung, Kec. Datuk Lima Puluh, Rabu (22/7/2026).

 

Panen raya tersebut dihadiri langsung Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H.,M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., dan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad bersama Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid.

 

180 Hektare Lahan, 258 Petani Mustahik Terberdayakan

Program Lumbung Pangan Padi BAZNAS di Batu Bara saat ini menjangkau 258 petani mustahik di 4 kecamatan: Datuk Lima Puluh, Air Putih, Sei Balai, dan Datuk Tanah Datar. Total lahan yang dikelola mencapai 180,30 hektare.

 

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyebut, Lumbung Pangan adalah program unggulan BAZNAS yang kini sudah berjalan di 35 sentra di seluruh Indonesia. Setiap kelompok tani rata-rata beranggotakan 30 orang dan mendapat dukungan pembiayaan sesuai kebutuhan usaha tani.

 

“Program ini bukan hanya soal beras. Ini tentang ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi. Ini prioritas pembangunan nasional,” ujar Sodik.

 

Batu Bara Berpotensi Jadi Lumbung Padi Sumatera Utara

Bupati Baharuddin Siagian menegaskan panen raya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan.

 

“Dengan luas sawah sekitar 20 ribu hektare, Batu Bara sangat berpotensi jadi daerah surplus beras. Syaratnya: bibit unggul, saprodi, pestisida, dan irigasi harus dipenuhi,” tegas Bupati Baharuddin.

 

Ia juga mengapresiasi BAZNAS yang konsisten mendampingi petani melalui skema zakat produktif. “Kolaborasi ini langkah strategis untuk menaikkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

 

Bantuan Rp373 Juta dan Zakat Rp16 Juta Diserahkan

Dalam kegiatan itu, BAZNAS menyerahkan bantuan Program Lumbung Pangan senilai Rp373.300.000 kepada 3 Kelompok Tani: Al Ikhlas, Al Hidayah, dan Al Munawwarah.

 

Sebagai bentuk keberhasilan pemberdayaan, Kelompok Tani Sepakat juga menyerahkan zakat pertanian sebesar Rp16.000.000 kepada BAZNAS Kabupaten Batu Bara.

 

Acara ditutup dengan penyerahan santunan anak yatim dan panen padi bersama.

 

Model Batu Bara ini diharapkan bisa direplikasi di daerah lain sebagai bukti bahwa zakat produktif mampu menjadi instrumen pengentasan kemiskinan sekaligus penguat ketahanan pangan nasional.

 

Reporter: Arya Maulana

Editor: Dahwir.SM