Bupati Batu Bara “Turun Langsung” Lewat Program BERLAYAR, Layanan Publik Antar Jemput ke Desa
Batu Bara,bberlayar.com – Warga Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, tidak perlu lagi menempuh puluhan kilometer ke kantor pemerintah. Selasa [23/6/2026], Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian membawa semua layanan publik langsung ke balai desa lewat program BERLAYAR – _Bupati Batu Bara Sinergi Melayani Masyarakat_.
Konsepnya sederhana tapi jarang dilakukan: satu lokasi, puluhan layanan, selesai dalam sehari.
Mulai dari pembuatan Surat Izin Usaha, pelayanan Samsat, Perpustakaan Keliling, pembayaran PBB, hingga administrasi kependudukan dari Disdukcapil, semua tersedia di satu titik. Yang paling ramai? Layanan kesehatan gratis. Warga bisa cek gula darah, asam urat, kolesterol, dan tekanan darah langsung di tempat.
“Melalui program BERLAYAR, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan secara cepat dan terpadu. Selain itu, Pemkab Batu Bara juga terus menjalankan program Universal Health Coverage [UHC] sehingga masyarakat dapat berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP,” kata Bupati Baharuddin di lokasi.
Yang bikin program ini beda adalah pendekatannya yang “jemput bola”. Pemerintah tidak menunggu warga datang ke kota. Bupati, Pj Sekda, Kadis DPMPTSP, Kadis Kesehatan, Kadis Dukcapil, Direktur RSUD, hingga Kepala Desa turun langsung. Mereka tidak hanya meninjau, tapi juga berdialog dengan warga untuk menyerap keluhan dan aspirasi.
Di tengah kegiatan, Bupati Baharuddin juga menyerahkan bantuan sembako dari Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Pangan Nasional kepada warga yang membutuhkan.
Program BERLAYAR jadi jawaban atas keluhan klasik masyarakat desa: birokrasi yang jauh, antrean panjang, dan waktu yang terbuang. Dengan sistem terpadu ini, urusan KTP, usaha mikro, pajak, sampai cek kesehatan bisa selesai tanpa harus cuti kerja berhari-hari.
Kenapa ini penting secara nasional?
Model pelayanan publik terintegrasi di tingkat desa seperti BERLAYAR sejalan dengan arah reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan yang digencarkan pemerintah pusat. Jika konsisten, program ini bisa jadi contoh bagi daerah lain yang punya tantangan geografis dan akses serupa.
Turut hadir mendampingi Bupati: Asisten 1, Kadis Perikanan dan Peternakan, Kadis Perpustakaan, Kadis Koperasi & UKM, Kepala Bapenda, dan Kabag Tapem.
Pemkab Batu Bara menargetkan program BERLAYAR bergulir rutin ke desa-desa lain. Tujuannya jelas: pelayanan publik yang dekat, cepat, dan tidak diskriminatif.
Di tengah sorotan pada efektivitas anggaran daerah, BERLAYAR menunjukkan bahwa inovasi pelayanan tidak selalu butuh anggaran besar. Kadang, yang dibutuhkan hanya kemauan untuk membawa pemerintah lebih dekat ke rakyatnya.(*)






