Kemensos RI dan Pemkab Batu Bara Salurkan Bantuan Terintegrasi untuk Kelompok Rentan

IMG-20260707-WA0013

Batu Bara,bberlayar.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyalurkan rangkaian bantuan sosial dalam kegiatan Puncak Bakti Sosial Terintegrasi. Acara digelar di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Lima Puluh, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi pusat-daerah dalam mempercepat penyaluran bantuan tepat sasaran kepada kelompok desil 1 dan 2, yakni masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Ragam Bantuan Disalurkan

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kemensos melalui Sentra Bahagia Medan kepada Pemkab Batu Bara. Jenis bantuan yang disalurkan cukup beragam:

1. Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI)

2. Bantuan kewirausahaan dan kewirausahaan keluarga

3. Bantuan nutrisi

4. Alat bantu bagi penyandang disabilitas seperti kursi roda

5. Bantuan sandang

6. Bantuan tunggakan SPP dan perlengkapan sekolah

7. Program bebas pasung

8. Penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kekasih Jiwa

Selain bantuan dari pusat, Pemkab Batu Bara melalui Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan tambahan kepada masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Fokus pada Desil 1 dan 2

Kepala Sentra Bahagia Medan, Teguh Supriyono, menjelaskan prioritas bantuan ditujukan agar masyarakat kelompok rentan dapat menjalankan fungsi sosialnya dengan lebih baik.

“Melalui Asistensi Rehabilitasi Sosial ini, kami berharap beban hidup masyarakat desil 1 dan 2 menjadi lebih ringan. Bentuknya mulai dari alat bantu, kewirausahaan, hingga nutrisi. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memaksimalkan pelayanan sosial,” ujar Teguh.

Apresiasi Pemkab Batu Bara

Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial RI atas perhatian kepada warga Batu Bara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Sosial. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” kata Bupati Baharuddin.

Wabup Syafrizal, Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, serta kepala OPD turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Konteks Nasional: Perkuat Jaring Pengaman Sosial

Bakti Sosial Terintegrasi ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat jaring pengaman sosial di daerah. Dengan model kolaborasi antara Kemensos dan Pemda, penyaluran bantuan diharapkan lebih cepat, tepat sasaran, dan menyentuh langsung kelompok yang paling membutuhkan.

Pemkab Batu Bara menegaskan komitmennya untuk mengawal distribusi bantuan agar sampai ke 141 desa dan 10 kelurahan, serta memastikan data penerima terus dimutakhirkan sesuai DTSEN.(*)