Gayung Bersambut,Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku Dan Wartawan Sejumlah Media Cetak Dan Online

CutPaste_2026-05-11_17-42-18-644
Batu Bara,Berlayar.com – Aksi Solidaritas Wartawan Media Cetak dan online Kab.Batu Bara yang meminta Hak Jawab dugaan Lemahnya Transparansi Informasi berbanding dengan Standart Operasi (Lapas II A Labuhan Ruku).
     Senin,11 Mei 2026 sejumlah wartawan mendatangi Kantor Lapas tersebut dan mendapat pengamanan dari pihak kepolisian setempat.
     Setelah aksi damai berjalan, Kalapas Labuhan Ruku langsung menyambut massa aksi damai dan duduk bersama insan pers yang menyampaikan aspirasinya dan beberapa tuntutan nya.
Kalapas juga memaparkan bahwa biaya Pers rilis tidak tertampung dalam anggaran mereka.Walaupun ada itu pertimbangan kemanusiaan dan tidak melayani semua wartawan di Batu Bara.
Dia berharap para wartawan dapat memaklumi keadaan mereka.
     Salah seorang wartawan juga menyampaikan bahwa yang dibutuhkan adalah informasi yang menjadi kebutuhan publik dengan menyampingkan biaya rilis pada umumnya pengganti transportasi dan pulsa.
     Wartawan juga menyadari Standar Operasional Lapas Pada Umumnya.
Namun dalam menyampaikan informasi pihak Lapas diminta lebih proaktif sebab informasi itu kebutuhan publik dan bukan sebuah rahasia negara.
     Ditengah-tengah penyambutan massa ketua penanggung jawab aksi Alaiaro Nduru,SH. yang juga ketua Forum Wartawan Hukum Tindak Pidana Korupsi (FORWAKUM TIPIKOR) meminta kepada Kalapas agar kedepannya khususnya Humas Lapas labuhan ruku supaya koperatif dan konsisten dalam menyampaikan informasi kepada wartawan terutama dalam bentuk pelayanan dan keterbukaan informasi publik yang layak untuk di ketahui oleh publik, karena wartawan bukan musuh tapi pilar ke empat demokrasi, tegasnya.
     Lanjutnya, penanggung jawab aksi Alaiaro Nduru,SH. Meminta Pihak Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku secara terbuka untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan-rekan wartawan atas perilaku atau kesalahpahaman yang terjadi paska adanya dugaan percobaan kaburnya tahanan dan meminta untuk menanggapi seluruh tuntutan rekan-rekan wartawan yang tertulis dalam poin-poin aksi damai, tegasnya.
     ‎‎Menyikapi tuntutan massa, Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku DR.Hamdi Hasibuan,ST.,SH ,MH. secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wartawan dan lembaga pers yang hadir atas terjadinya kesalahpahaman dan miskomunikasi di lapangan.
     ‎‎Terkait tuntutan lainnya, Hamdi berjanji akan melakukan pembenahan di tubuh Lapas Labuhan Ruku.
     Lanjutnya, kalapas juga berjanji akan mengadakan pertemuan silaturahmi khusus kepada seluruh insan pers dalam bentuk coffee morning kepada wartawan yang ada di kabupaten batu bara sebagai wujud kerja sama dengan media menyebarluaskan informasi dan membicarakan hal-hal yang penting kedua belah pihak.Aksi berakhir dengan damai dan humanis.(*)